Perjalanan Panjang dan Melelahkan, Akhirnya Berbuah Manis

P2MIProjo.com – PT Amanah Putra Pratama (APP) pertama kali mendapat Visa E7 yang di-endorse Kedutaan Republik Indonesia tahun 2022. Namun, PT Amanah Putra Pratama belum dapat melakukan perekrutan lantaran belum ada cost stucture.

“Kami mendapatkan endorse dari Kedutaan, cuma ya itulah kendalanya karena belum bisa rekrut dan belum ada cost structure. Jadi belum bisa dikeluarkan SIP-nya oleh BP2MI. Sehingga baru di bulan Oktober November itu baru selesai cost structure. Dan itu baru keluar SIP kami. Dan disitu baru diperbolehkan untuk rekrut,” kata pendiri PT Amanah Putra Pratama (APP) Cecep di Jakarta, Sabtu (22/7/2023).

Berita Terkait:

Wamenaker Lepas Keberangkatan 99 PMI ke Korsel

Setelah dikeluarkan SIP, sambung Cecep, PT Amanah Putra Pratama masih melakukan bongkar pasang dalam melakukan perekrutan.

“Kami itu merekrut itu bongkar pasang. Agensi kami empat. Dari tiga agensi sebelumnya banyak yang tidak sejalan dan lainnya. Nah, dengan agensi yang keempat inilah Agensi Able Pen. Mungkin yang terbaik buat saya. Karena selama perjalanan itu gak ada yang sebaik Able Pen,” terangnya.

Oleh karena itu, PT Amanah Putra Pratama menerapkan dua strategi dalam perekrutan pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

Baca juga:

Sah! Apjati Lepas Keberangkatan 31 Orang Pekerja Migran Indonesia ke Arab Saudi Lewat SPSK

“Perekrutan kami lakukan dua strategi, ada yang memiliki skill dan pengalaman. Biasanya ini sudah pernah bekerja 5-15 tahun,” jelasnya.

Strategi kedua yakni perekrutan bagi mereka yang belum memiliki keterampilan dan pengalaman.

“Ini kami latih dulu sekitar 15 hari pendidikan. Kemudian kalau dia belum mampu, terus diberikan pendidikan lagi. Setelah pendidikan, baru kami rekrut dan seleksi,” ujar Cecep.

Baca juga:

Apjati Lepas 31 Orang PMI ke Saudi Arabia, Sinnal Blegur: Jangan Cepat Terlena!

Untuk proses seleksi, lanjut dia, dilakukan pada semua calon pekerja migran, baik yang sudah berpengalaman maupun yang belum berpengalaman.

“Kami lakukan secara ketat dengan tiga lapis yakni user (pengguna), kedua oleh Asosiasi Kosipa di Korea, dan ketiga diseleksi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi),” kata dia.

Setelah lulus, calon pekerja migran menjalani pembuatan apostil atau pengesahan dokumen-dokumen oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga:

Gandeng Kepala Desa Hingga Ketua RT, Polda NTT Persempit Gerak Mafia PMI Non Prosedural

“Apostil adalah pengesahan dokumen oleh Kementerian Hukum dan HAM. Setelah itu kami kirim ke Korea, untuk diserahkan kepada agensi, dan agensi di Korea Selatan menyerahkan kepada user,” ujar Cecep.

Terkait Visa E7

Visa E7 adalah Visa yang memang diperuntukkan oleh tenaga-tenaga ahli, namun di Visa E7 memiliki kode atau tanda berupa strip.

Kita kebetulan strip tiga yang dibuka. Strip tiga itu adalah Strip welding welder. Jadi visa E7 strip tiga

“Strip berapa itu beda-beda, ada artis, entertain, profesional. Jadi kalau untuk welder itu stripnya tiga. Kita kebetulan strip tiga yang dibuka. Strip tiga itu adalah Strip welding welder. Jadi visa E7 strip tiga,” jelasnya.

Baca juga:

Dirkrimum Polda Metro Jaya Sebut Aipda M Terlibat Kasus TPPO Jual Ginjal di Kamboja

PMI yang menggunakan Visa E7 mendapatkan penghargaan yang luar biasa dari pemerintah terhadap tenaga ahli, tenaga profesional.

“Jika PMI memiliki track record bagus selama satu tahun di sana (tempat kerja) mereka bisa mengundang keluarganya,” beber Cecep.

Diketahui, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor baru saja melepas keberangkatan 99 PMI ke Korea Selatan yang digelar PT Amanah Putra Pratama (APP), di Jakarta, Sabtu (22/7).

Brosur Hosana Jasa Persada

Wamenaker mengapresiasi kerja keras suami istri Cecep dan Dedeh dari PT Amanah Putra Pratama yang membuka lapangan pekerjaan di Korea Selatan dengan skema P to P (private to private) dan mempersiapkan calon PMI dengan skill baik.

Selanjutnya, Afriansyah berharap penempatan PMI yang memiliki skill kedepannya lebih banyak dari sekarang.

“Jadi mudah-mudahan ke depan teman-teman kita ini bisa memberikan yang terbaik karena kalian merupakan Gong pertama bagi PT Amanah Putra Pratama untuk PMI ke Korsel dengan Visa E7. Sehingga kedepannya, PT Amanah Putra Pratama dapat memberangkatkan ribuan PMI yang berkualitas. Ingat slogannya Berangkat Buruh Migran, Pulang jadi juragan,” ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menutup sambutannya.

Sementara Dedeh, istri Cecep yang juga pendiri PT Amanah Putra Pratama, berharap kepada 99 PMI yang berangkat ke Korea Selatan untuk profesional dalam bekerja, dimanapun berada.

“Pertama, mencintai pekerjaan kita, Kemudian, menguasai teknik dan niatnya harus lurus serta caranya benar. Jika kita ikuti prosedurnya secara benar, keselamatan dan keamanan kita akan selalu terjaga. Alhamdulillah perjalan panjang dan melelahkan berbuah manis. PT Amanah Putra Pratama bisa memberangkatkan 99 PMI ke Korea Selatan,” tutup Dedeh.

Related

Kemnaker Tutup Sementara Penempatan PMI Program SPSK ke Arab Saudi

P2MIProjo.com - Kementarian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menutup sementara penempatan...

Persiapan Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Apjati Kembali Lepas Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Banyak PHK Pasca Pandemi Covid-19, Pemprov Babel Gencarkan Sosialisasi TPPO

P2MIProjo com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan...

PN Batam Banyak Adili Kasus TPPO dan PMI Ilegal, Jampidum Ingatkan Jaksa Mengacu Aturan Hukum

P2MIProjo.com - Kota Batam sebagai kota yang berbatasan langsung...