Cegah Pengiriman PMI Non Posedural, Satgas TPPO Perketat Pemeriksaan di Pelabuhan dan Perbatasan

P2MIProjo.com – Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) memperketat pemeriksaan di pelabuhan dan perbatasan. Targetnya, pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal bisa dicegah.

Kasatgas TPPO Polri Irjen Asep Edi Suheri menuturkan, langkah itu menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengantisipasi pengiriman PMI ilegal ke luar negeri.

Baca juga:

Kemenkumham Sulbar Kumpulkan Data Penyelidikan intelijen Keimigrasian Terkait TPPO

”Maka ditingkatkan upaya antisipasi di perbatasan dan pelabuhan. Misalnya di Nunukan, Kaltara,” katanya kemarin.

Nunukan merupakan wilayah yang berdekatan sekaligus berbatasan dengan Malaysia. Peluang terjadinya TPPO di wilayah tersebut cukup besar.

”Untuk di pelabuhannya perlu pengecekan terhadap penumpang atau inspeksi,” urainya

Baca juga:

Akhirnya ‘Pecah Telor’, Menaker Lepas 100 PMI Sektor Domestik Tahap 1 Lewat SPSK

Setiap penumpang yang tiba di Kaltara akan dicek KTP maupun dokumen lainnya. ”Kami juga cek tujuan perjalanan para penumpang, apakah ada yang ingin menuju ke Tawau, Malaysia, atau bagaimana,” ujarnya.

Jika ditemukan indikasi TPPO, akan dikoordinasikan dengan imigrasi. ”Diharapkan bisa menyelamatkan calon korban TPPO,” imbuh Asep.

Baca juga:

Diduga Akan Diberangkatkan ke Malaysia, Polisi Tangkap 36 PMI Ilegal Disembunyikan di Palka Boat

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadan mengatakan, Satgas TPPO yang dibentuk Kapolri telah mengungkap ratusan kasus. Beragam modus ditemukan. Salah satunya, mengiming-imingi korban dengan gaji besar di luar negeri.

”Misalnya kasus di Brebes, Polda Jawa Tengah, ditawari ke Arab,” ujarnya.
Ternyata, selama bekerja di Arab, korban sama sekali tidak mendapatkan gaji. Korban juga bekerja tanpa mengenal batas waktu. ”Korban minta dipulangkan, tapi diminta membayar Rp 20 juta,” jelasnya.

Brosur Hosana Jasa Persada

Hingga saat ini, Satgas TPPO telah menangani 511 laporan polisi. Jumlah tersangka mencapai 598 orang dan korban yang berhasil diselamatkan 1.744 orang. ”Polri berupaya menyelamatkan lebih banyak warga dari ancaman TPPO,” paparnya

Related

Kemnaker Tutup Sementara Penempatan PMI Program SPSK ke Arab Saudi

P2MIProjo.com - Kementarian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menutup sementara penempatan...

Persiapan Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Apjati Kembali Lepas Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Banyak PHK Pasca Pandemi Covid-19, Pemprov Babel Gencarkan Sosialisasi TPPO

P2MIProjo com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan...

PN Batam Banyak Adili Kasus TPPO dan PMI Ilegal, Jampidum Ingatkan Jaksa Mengacu Aturan Hukum

P2MIProjo.com - Kota Batam sebagai kota yang berbatasan langsung...