Satgas P2MI Projo Laporkan Dugaan Pengiriman 4 CPMI Non Prosedural ke Polresta Bandara Soetta

P2MIProjo.com – Satuan Tugas Peduli Pekerja Migran Indonesia (Satgas P2MI) Projo terlibat aktif dalam menyelamatkan 4 (empat) calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal Sukabumi, Jawa Barat yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah secara non prosedural, Sabtu (8/4/2023).

4 perempuan asal Jawa Barat yang akan diberangkatkan secara non prosedural yakni, Nur Aliyah(39th), Roswati (36th), Liani (25th) dan Juwita (30th).

Awalnya, tim Satgas P2MI Projo mendapat informasi dari anggota Projo Sukabumi, Jawa Barat, akan ada pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) secara non prosedural melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Tim Satgas P2MI Projo langsung membahas informasi tersebut dalam rapat internal dan mendapat arahan dari para penasehat dan Ketua Satgas P2MI Projo Sinnal Blegur.

Baca juga:

Wamenaker Minta Aparat Kepolisian Tindak Tegas Pelaku Pengiriman PMI Ilegal, Satgas P2MI Projo Angkat Jempol

Selanjutnya, Satgas P2MI Projo berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, BP2MI dan pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. Akhirnya, 4 CPMI yang akan diberangkatkan secara non prosedural ke Timur Tengah berhasil dicekal oleh pihak Imigrasi dan digiring ke Lounge BP2MI di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (9/4/2023) untuk diamankan di Shelter BP2MI Tangerang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Satgas P2MI Projo, ke 4 cpmi tersebut diiming-imingi sponsor dengan gaji yang menggiurkan. Selain itu, ke 4 cpmi tersebut menerima tawaran bekerja di luar negeri lantaran desakan ekonomi.

Nur Aliyah (39th) asal Bandung mengaku disponsori oleh seorang perempuan yang akrab disapa Bunda (60th) berasal dari Cipanas, Cianjur. Aliyah dijanjikan bekerja di Arab Saudi dengan gaji 1.200 Riyal setara dengan Rp 4.700.000. Dan diberikan uang saku sebesar Rp 8.000.000 sebelum berangkat menuju Jakarta.

Baca juga:

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ciduk 1 Orang Pelaku TPPO, Ini Respon Satgas P2MI Projo

Sementara, Roswati (36) asal Bandung Cimahi, mengatakan dirinya disponsori oleh Seorang Wanita bernama Ibu Cucu atau biasa dipanggil Mak Aji, Ibu Cucu merupakan orang Cianjur Jawa Barat, Roswati dijanjikan bekerja di Arab Saudi dan menerima uang saku sebesar Rp.3.500.000.

Selanjutnya, Liani (25th) yang tinggal di Sukabumi Jampang Surade, mengatakan dirinya disponsori oleh seorang perempuan yang biasa disapa Teh Hohop yang tinggal di Sukabumi. Liani sebelum berangkat sempat menginap di Apartement Mall Basura bersama orang kepercayaan Teh Hohop, bernama Teh Yuli. Liani juga mengaku menerima uang saku dari Teh Hohop sebesar 6.000.000 sebelum keberangkatan.

Dan, Juwita (30th) yang tinggal di Kerawang, mengaku disponsori oleh seorang perempuan bernama Ibu Erna yang merupakan teman dari kakaknya sendiri.

Baca juga:

Satgas P2MI Projo Pantau Bandara Soetta, 64 CPMI Gagal Berangkat ke Timur Tengah

Kemudian, kakak Juwita memperkenalkan dirinya dengan seorang lelaki bernama pak Wakil. Dan pak Wakil mengenalkan dirinya kepada ibu Ernanyang dapat memberikan pekerjaan di Luar Negeri (Arab Saudi). Sama dengan yang lainnya, Juwita menerima uang saku dari Bu Erna sebesar 4.000.000.

Setelah mendapat uang saku, para CPMI tersebut berkumpul di Jakarta dan dijemput oleh seorang sopir bernama Roy dan menginap di kediaman Roy di wilayah Jakarta Timur.

Setelah berbincang-bincang bersama 4 cpmi tersebut, Tim Satgas P2MI Projo melihat Visa yang digunakan ke 4 CPMI tersebut adalah Visa Turis dan masa berlakunya hanya 90 hari.

Selanjutnya, Tim Satgas P2MI Projo dianjurkan untuk membuat laporan terkait dugaan penempatan 4 cpmi non prosedural tersebut ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Brosur Hosana Jasa Persada

Namun, ada hal menarik sebelum Tim Satgas P2MI Projo membuat laporan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, ada 2 orang pengacara yang datang ke Shelter BP2MI Tangerang untuk mengelurkan 4 CPMI tersebut dan memulangkan mereka ke kampung halamannya. Pengacara inisial S yang berkantor di wilayah Tangerang, Banten menunjukkan surat kuasa yang diperolehnya dari 4 CPMI tersebut.

Tim Satgas P2MI Projo menjelaskan seluruh kronologi kejadian terkait dicekalnya 4 cpmi hingga diamankan di Shelter BP2MI Tangerang. Tim Satgas P2MI Projo juga tidak mempersoalkan surat kuasa yang telah diperoleh pengacara inisial S tersebut. Bahkan, Tim Satgas menganjurkan supaya S membuat laporan ke Polresta Bandara Soekarno Hatta. “Kita (Tim Satgas) menganjurkan S untuk membuat laporan karena sudah memperoleh surat kuasa. Dan, tim Satgas P2MI Projo akan tetap mengawal,” ujar Marthin Purba.

Wakil Sekretaris Satgas P2MI Projo Marthin buat laporan di Polresta Bandara Soetta

Setelah berkomunikasi kurang lebih 1 jam, akhirnya disepakati Tim Satgas P2MI Projo selaku organisasi masyarakat yang membuat laporan ke Polresta Bandara Soekarno Hatta dan Surat Kuasa yang berada di pengacara S dicabut. “Akhirnya sepakat Tim Satgas P2MI Projo yang membuat laporan. Dan saat itu juga tim Satgas P2MI Projo membuat laporan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta dengan Nomor STLLP/B/37/IV/2023/SPKT/POLRESTA BANDARA SOETTA/POLDA METRO JAYA,” tutup Martin.

Sebagai informasi, 4 CPMI yang berada di Shelter BP2MI Tangerang akan diantar ke rumahnya masing-masing oleh BP2MI setelah seluruh data dan berkas yang diperlukan Polresta Bandara Soetta terpenuhi.

Related

Kemnaker Tutup Sementara Penempatan PMI Program SPSK ke Arab Saudi

P2MIProjo.com - Kementarian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menutup sementara penempatan...

Persiapan Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Apjati Kembali Lepas Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Banyak PHK Pasca Pandemi Covid-19, Pemprov Babel Gencarkan Sosialisasi TPPO

P2MIProjo com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan...

PN Batam Banyak Adili Kasus TPPO dan PMI Ilegal, Jampidum Ingatkan Jaksa Mengacu Aturan Hukum

P2MIProjo.com - Kota Batam sebagai kota yang berbatasan langsung...