BP2MI Lepas 249 PMI ke Korea Selatan

P2MIProjo.com – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani melepas keberangkatan 249 pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan di Jakarta, Senin (20/3/2023).

Dia menjelaskan para pekerja migran itu merupakan program “government (G) to government” (G) atau antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Korea Selatan.

“BP2MI melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan delapan pemerintah kabupaten/kota dan satu perguruan tinggi dalam kerja sama pendidikan dan pelatihan PMI,” jelasnya.

Baca juga:

Satgas P2MI Projo Ajak Masyarakat Hadir dalam Proses Perekrutan Hingga Pengiriman CPMI ke Luar Negeri

Benny mengatakan tanggung jawab melindungi PMI tak hanya berada di pundak BP2MI melainkan merupakan tanggung jawab untuk pemerintah provinsi hingga pemerintah desa.

Menurut dia, dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 terdapat sembilan tanggung jawab pemerintah provinsi, Pasal 41 ada 12 tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, dan Pasal 42 ada lima tanggung jawab pemerintah desa.

Benny mengungkapkan BP2MI akan terus melakukan kerja kolaboratif dengan pihak terkait dalam menjaga PMI. Alasannya, karena PMI telah berjasa besar dalam memberikan pemasukan kas negara.

“Kita dalam kerja kolaboratif miliki tanggung jawab yang sama. Jangan main-main, sumbangan devisa mereka (PMI) Rp159,6 triliun,” katanya.

Baca juga:

NTT Kembali Terima Tiga Jenazah PMI dari Malaysia

Oleh sebab itu, Benny akan melakukan tindakan tegas jika ada oknum pejabat BP2MI yang berani melakukan tindakan sewenang-sewenang. Fasilitas yang dimiliki BP2MI tak lepas dari kerja keras para PMI.

“Lindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki. PMI jadi penyumbang kedua terbesar setelah sektor migas. Kaget semua orang karena tiga tahun ini saya gencar memberitakan,” katanya.

Benny menyinggung keberhasilan BP2MI dalam melawan para sindikat atau mafia PMI ilegal. Sebanyak 82.000 lebih PMI telah diselamatkan BP2MI dari tangan-tangan jahat sindikat ilegal.

Brosur Hosana Jasa Persada

“BP2MI modal nekat, bikin satgas melakukan pencegahan. Dengan kewenangan dan anggaran yang sangat terbatas, kita terus lakukan perbaikan,” tutur Benny.

Related

Kemnaker Tutup Sementara Penempatan PMI Program SPSK ke Arab Saudi

P2MIProjo.com - Kementarian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menutup sementara penempatan...

Persiapan Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Apjati Kembali Lepas Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Banyak PHK Pasca Pandemi Covid-19, Pemprov Babel Gencarkan Sosialisasi TPPO

P2MIProjo com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan...

PN Batam Banyak Adili Kasus TPPO dan PMI Ilegal, Jampidum Ingatkan Jaksa Mengacu Aturan Hukum

P2MIProjo.com - Kota Batam sebagai kota yang berbatasan langsung...