Niluh Jelantik dan Ratusan CPMI Bakal Laporkan PT Mag Diamond ke Polda Bali

P2MI Projo.com – Tokoh masyarakat di Bali, Niluh Djelantik bersama 300 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) akan melaporkan PT Mag Diamond ke Polda Bali. PT Mag Diamond diduga melakukan penipuan terhadap ratusan CPMI.

“Kami akan melakukan pelaporan ke Polda Bali bersama 300 korban lainnya. Jadi, ini akan jadi laporan paling besar di negeri ini, bagaimana ratusan calon PMI mencari keadilan, memperjuangkan hak yang mereka dapatkan melalui koridor-koridor taat hukum,” kata Niluh Djelantik di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).

Niluh yang juga turut mengawal kasus tersebut mengaku telah menemui Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah pada Senin (19/9/2022) lalu. Ia pun menyampaikan kasus dugaan penipuan terhadap calon PMI di Bali.

Menurut Niluh, para korban berharap uang yang telah ditransfer kepada PT Mag Diamond bisa segera dikembalikan. “Yang paling penting adalah uang anak-anak ini kembali dan kami harapkan mereka (PT Mag Diamond) tidak melanggar hukum lagi karena penjara menanti. Restorative justice akan difasilitasi Polda Bali dan memang kita harus bergerak dengan cepat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dari sekitar 350 orang yang mengaku sebagai korban penipuan oleh PT Mag Diamond, 13 orang di antaranya telah melapor ke Polda Bali. Mereka melapor lantaran dijanjikan akan diberangkatkan untuk bekerja di bidang spa, perkebunan, dan hospitality di Jepang dan Australia sejak 2019. Namun, pemberangkatan tak kunjung terealisasi meski sudah membayarkan uang puluhan juta rupiah kepada pihak PT Mag Diamond.

“Laporan korban sudah kami tindaklanjuti dan periksa. Ada yang sudah bayar ke PT Rp 22 juta untuk bekerja di bidang spa, Rp 30 juta untuk perkebunan, dan Rp 30-35 juta untuk perhotelan,” kata Panit II Unit III Subdit IV Ditreskrimsus Polda Bali Bidang Ketenagakerjaan, AKP Si Ketut Arya Pinatih di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).

“Saran kami bagi korban yang belum lapor, segera melaporkan supaya peristiwanya terang,” imbuhnya.

Selanjutnya, Pengawas Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Rihat Purba mengaku telah ditugaskan langsung oleh Menaker Ida Fauziah untuk menindaklanjuti dugaan penipuan terhadap ratusan calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali oleh PT Mag Diamond.

“Ditugaskan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Ni Luh Djelantik menyampaikan informasi ini kepada Bu Menteri,” kata Rihat di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).

Rihat menyebut pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi PT Mag Diamond. Hanya saja, tidak ditemukan adanya aktivitas di kantor tersebut. Pihaknya juga tengah mendalami sosok Miss Gina, WNA asal Filipina yang disebut-sebut sebagai salah 1 nama pelaku.

“Kami mencari siapa orang yang bertanggung jawab dalam PT dan kami juga mencari alternatif untuk mencari keberadaan Miss Gina. Imigrasi bilang sejak 22 Juli 2022 dia sudah keluar dari wilayah Indonesia,” imbuhnya.

Sumber: Detikcom

Related

Kemnaker Tutup Sementara Penempatan PMI Program SPSK ke Arab Saudi

P2MIProjo.com - Kementarian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menutup sementara penempatan...

Persiapan Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Apjati Kembali Lepas Keberangkatan 34 PMI ke Arab Saudi Lewat SPSK

P2MIProjo.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI)...

Banyak PHK Pasca Pandemi Covid-19, Pemprov Babel Gencarkan Sosialisasi TPPO

P2MIProjo com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan...

PN Batam Banyak Adili Kasus TPPO dan PMI Ilegal, Jampidum Ingatkan Jaksa Mengacu Aturan Hukum

P2MIProjo.com - Kota Batam sebagai kota yang berbatasan langsung...