Program

  • Advokasi Kasus dan Kebijakan

Satgas P2MI Projo mendampingi pengaduan kasus, baik dari Pekerja Migran Indonesia dan atau dari keluarganya. Kasus itu meliputi pada pra penempatan, masa penempatan maupun purna penempatan. Pengaduan yang masuk akan ditindak lanjuti kepada pihak yang bertanggung jawab dalam hal perlindungan Pekerja Migran Indonesia, baik pemerintah ataupun swasta.

  • Pengorganisasian

Untuk memperkuat posisi Organisasi PROJO, Satgas P2MI Projo melakukan pengorganisasian kepada PMI dan anggota keluarganya, baik di negara-negara tujuan penempatan maupun daerah asalnya.

Selain itu, Satgas P2MI Projo juga berjejaring dengan organisasi yang sepaham baik di tingkat Lokal, Nasional, dan Internasional.

  • Pendidikan

1. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan Non formal dalam bentuk pelatihan-pelatihan. Beberapa pelatihan yang reguler antara lain : training pra pemberangkatan, training migrasi aman, training pencegahan dan layanan bagi korban trafficking, training pengorganisasian, training para legal, training hak asasi manusia, pengelolaan keuangan dll.

2. Untuk mempermudah kerja-kerja tersebut, Satgas P2MI Projo juga akan melakukan kegiatan seperti Sosialisasi di daerah daerah yang akan bekerja sama dengan Perusahaan P3MI, BLKLN, Kemenaker RI, BP2MI beserta instansi Pemerintah dan Swasta yang terkait dalam Penempatan Pekerja Migran Idonesia di daerah daerah.

  • Sosialisasi

1. Menyebarluaskan informasi penting baik online maupun offline untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran penempatan Pekerja Migran Indonesia keluar negeri.

2. Memberi pengetahuan tentang undang undang ketenagakerjaan seperti ;

  • Undang Undang Nomor 18 Tahun 2017 Pasal 52 Ayat 1 tentang tugas dan tanggung jawab P3MI.
  • Undang Undang Nomor 18 Tahun 2017 Pasal 41 tentang tugas dan tanggung jawab Pemerintah Daerah , Kabupaten/Kota.
  • Undang Undang Nomor 18 Tahun 2017 Pasal 42, tentang tugas dan tanggung jawab Pemerintah Desa.